Latest News

Demi Mengejar Sebuah 'LIKE' Banyak Manusia Bajingan Memposting Berita Sampah Dan Menjual Agamanya

Semakin lama penggunaan sosial media Facebook belakangan ini semakin miris jika diperhatikan, selain menshare berita hoax, menjual agama, menshare berita-berita politik peperangan lanjutan dari pilpres yang tak jelas sumbernya dan yang paling bikin hati miris ialah makin banyak akun-akun hantu yang digunakan oleh manusia-manusia bajingan berotak cetek untuk memposting berita atau gambar berbau agama yang isinya berpotensi membuat orang prihatin dan bergesekan.




Tujuannya hanya satu yaitu mengejar sebuah LIKE, SHARE dan ADD FRIEND dan seterusnya kita gak tau mau dijadikan apa akun-akun hantu itu. Sebagai contoh manusia kadal di bawah ini, seperti biasa selain postingan jual lendir, postingan yang berbau agama memang paling mujarab buat dijual dan yang pasti sikadal dibawah ini berhasil mengambil simpatik dari banyak orang.

SEKARANG KALAU LIAT POSTINGAN SEPERTI PUNYA SIKADAL DIBAWAH ABAIKAN SAJA, KARENA SELAIN MENGEJAR LIKE, SHARE DAN ADD FRIENDS, SI KADAL JUGA SECARA TIDAK LANSUNG MENCIPTAKAN PERGESEKAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA

foto ini sudah diedit, karena gambarnya sangat tidak pantas untuk diliat



Dibawah ini adalah komentar dari sdr Marulak Sinurat di postingan sikadal. Dan pesan yang disampaikannya untuk sikadal juga bagus untuk kita baca juga.



Izinkan saya yang non Muslim berbagi rasa simpatik saya kepada saudara sebangsa setanah air umat Muslim dimanapun.

Meskipun saya seorang Kristen tapi sejujurnya hati saya juga tersakiti melihat saudara semua diperlakukan seperti ini. Apapun dalihnya menghina agama adalah perbuatan yang keji.

Tapi jika masih dapat saya memberi masukan kepada Ibu Friska Rahayu, Sebaiknya ibu tidak perlu menyebar luaskan foto ini karena dampaknya akan sangat besar.
Ibu tidak perlu mendoakan si pengedit foto ini mendapat azab Allah karena saya yakin secara otomatis si pengedit akan mendapat azab dan dosa yg sangat besar dari yang maha kuasa. Orang yang berbuat keji tidak akan tenang hidupnya dunia akhirat.

Sisi lain dari aktifitas Ibu menyebarkan foto ini adalah efek dosa baru dari sebagian orang yg tidak dapat mengkontrol rasa sakit hatinya, karena ibu harus memahami juga tidak semua orang mungkin memiliki pengendalian diri yang baik seperti ibu.

Kasihan orang orang yang terbawa emosinya karena melihat foto ini ibu, mereka bisa saja terganggu hatinya, bisa saja mereka menjadi dendam dan mengeluarkan kata kata yang tidak baik dan bukankah semua itu akan menjadi dosa baru akibat aktifitas menyebarkan foto ini ?

Kita tidak perlu lagi membahas si pengedit foto karena beliau itu bukanlah manusia, beliau itu sudah dikuasai setan. Kecuali tadi ibu tau siapa yg mengedit foto ini maka mari sama sama kita laporkan kepada pihak berwajib agar diberi ganjaran setimpal.

Ibu Friska Rahayu.. apa sebenarnya motif si pengedit foto ? Bukankah si pengedit foto ini mempunyai misi untuk membuat umat muslim panas ?
Lantas bagaimana Ibu, apakah ibu ingin saudara kita yang lain terbakar amarahnya ?

Saya tidak mengatakan aktifitas Ibu salah karena ini menyangkut MARWAH dari agama islam, namun jika diberi pilihan sebaiknya tidak usah menyebarkan foto ini apalagi di media sosial.

Sebaiknya saudara sekalian, stop sampai ditangan kita saja foto ini dan jangang di share lagi.

Si pengedit sudah pasti akan mendapat hukuman setimpal dari yang maha kuasa, yang perlu kita utamakan dan pertimbangkan adalah hati umat yang melihat agar jangan sampai tersakiti.

Salam simpatik saya dari Medan untuk saudara ku umat muslim di Indonesia khususnya dan umat muslim di dunia pada umumnya.

NO SARA, NO DISKRIMINASI...



Inilah beberapa contoh berita sampah dan menjual agamanya


1. Pemimpin negara sendiri pun dihina



2. Berkas kasusnya saja belum dilimpahkan dan P21 di Kejaksaan, udah nyebar berita sampah seperti ini


3.  Penjual agama, demi mendapatkan visitor



4.  Ini berita tahun 2012, Jadi foto ini adalah kunjungan ibu negara turki ke tempat pengungsian, kamp Baduba, di negara bagian Arakan, Myanmar (Burma).




5. Penjual agama lagi, padahal aslinya Jackie Chan sedang menerima anugerah gelar datuk dari pemerintahan Malaysia di Kuala Lumpur.


6. Dari foto aja udah terlihat kalau ini bukan orang Indonesia


7. Simpulkan saja sendiri tentang media sampah ini



8. Anggap saja Ibu tolol ini lagi ngigau




SEKIAN DAN TERIMAKASIH, SEMOGA MENJADI PENCERAHAN BAGI KITA SEMUA